JUST FOR YOU

Menjadi Sub Agent di AstianaGT Super Murah! Cocok Buat Kamu Mahasiswa

Bagi kamu yang kebetulan sedang mencari penghasilan sampingan, tidak ada salahnya kamu mempertimbangkan menjadi sub agent , lho . Dengan...

Monday, 13 August 2018

Sejarah AirAsia, Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia Selama 10 Tahun Berturut-turut

Sejarah AirAsia, Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia Selama 10 Tahun Berturut-turut AstianaGT

Baru-baru ini maskapai penerbangan AirAsia dinobatkan sebagai Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia (World's Best Low-Cost Airlines 2018) di ajang bergengsi Skytrax Airlines Awards 2018, The Langham, London, Selasa (17/7/2018).

Skytrax Awards merupakan penghargaan global yang menilai kualitas maskapai penerbangan melalui survei yang dilakukan di lebih dari 105 negara, melibatkan lebih dari 20,36 juta pelanggan. Survei tersebut dilakukan untuk mengukur standar dalam 49 indikator kinerja utama dari produk dan layanan maskapai penerbangan.

Bagi AirAsia, penghargaan tersebut bukan pertama kali, melainkan yang kesepuluh kali berturut-turut di ajang yang sama.

Dilansir dari Kompas.com (17/7/2018), Datuk Kamarudin Meranun, Executive Chairman AirAsia Groups Berhad, dan Group CEO AirAsia X, berkesempatan menerima penghargaan tersebut di London.

Melihat sepak terjang maskapai AirAsia yang tetap dapat mempertahankan kualitasnya selama 10 tahun, yuk, kita lihat bagaimana sejarahnya.

Sejarah AirAsia
Sejarah AirAsia, Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia Selama 10 Tahun Berturut-turut
source
AirAsia merupakan sebuah maskapai penerbangan bertarif murah yang berpusat di Kuala Lumpur. Maskapai ini merupakan maskapai swasta terbesar di negeri jiran sana, yaitu Malaysia, dengan rute penerbangan meliputi Indonesia, Arab Saudi, Jepang, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, serta rute carter menuju Cina dan Hong Kong.

AirAsia didirikan sejak tahun 1993 dan memiliki slogan, 'Now Everyone Can Fly'. Dilansir dari Wikipedia, pada awalnya AirAsia dimiliki oleh DRB-HICOM milik pemerintah Malaysia, kemudian dibeli oleh Tony Fernandes, mantan eksekutif Time Warner, pada 2 Desember 2001.

Pada tahun 2003, AirAsia berhasil membuka pangkalan keduanya di Bandara Senai, Johor Baru, Malaysia, kemudian melakukan penerbangan internasional pertamanya ke Thailand. Sejak saat itu Thai AirAsia pun dibuka, kemudian AirAsia terus merambah ke Singapura, Indonesia, Makau, Vietnam, Kamboja, Laos, dan sebagainya.

Indonesia AirAsia

Seragam pramugari AirAsia via serbaserbiinfo

Indonesia AirAsia merupakan salah satu cabang perubahaan AirAsia yang berdiri sejak September 1999.

Pada awalnya, Indonesia AirAsia bernama PT. AWAIR International dan memulai penerbangan ke beberapa kota di Indonesia pada tahun 2000, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan jalur penerbangan internasional pertamanya ke Singapura.

Namun dikarenakan persaingan maskapai penerbangan pada saat itu yang sangat ketat, PT. AWAIR International mengalami kemunduran hingga membuatnya harus berhenti beroperasi sekitar setahun. Barulah pada tahun 2004 PT. AWAIR International diambil alih oleh AirAsia dan kembali beroperasi pada Desember di tahun yang sama.

Setahun kemudian, pada 1 Desember 2005, PT. AWAIR International berganti nama menjadi PT. Indonesia AirAsia seperti yang kita kenal saat ini, dan kini berpusat di Cengkareng, Jakarta Barat, di bawah naungan perusahaan induk PT. Fersindo Nusaperkasa.

Info lebih lanjut, kunjungi situs resmi AirAsia di sini.

Sejarah AirAsia, Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia Selama 10 Tahun Berturut-turut astianagt