JUST FOR YOU

Menjadi Sub Agent di AstianaGT Super Murah! Cocok Buat Kamu Mahasiswa

Bagi kamu yang kebetulan sedang mencari penghasilan sampingan, tidak ada salahnya kamu mempertimbangkan menjadi sub agent , lho . Dengan...

Monday, 20 August 2018

Buat Kamu Mahasiswa Baru, Lakukan 6 Hal Ini Jika Tidak Ingin Menyesal Nantinya


hal-yang-perlu-kamu-lakukan-sebagai-mahasiswa-baru
Akhirnya lulus juga tapi... ada beberapa hal yang aku sesali nih.
Hari ini merupakan kuliah perdana di Universitas Negeri Makassar (UNM), salah satu universitas negeri di... ya, di Makassar. Kebetulan saat ini saya masih berstatus mahasiswa di kampus orange ini.
Kakak sudah semester berapa, ya?
Well, persoalan semester sih mulai agak sensitif untuk saya.  Cukup katakan saja saat ini saya sudah ketuaan jika disebut mahasiswa baru alias maba. :D

Kebetulan saya lewat di depan kampus Parang Tambung (salah satu kampus UNM) tadi pagi dan ada sekelompok anak muda yang mengarah ke dalam kampus. Style mereka sama semua, meliputi:
  • Kemeja putih
  • Celana hitam
  • Ransel baru
  • Sepatu baru
  • Potongan rambut yang (hampir) botak
  • Semua serba rapi dan baru
Oke fix, ini mereka pasti maba alias mahasiswa baru.

Mereka tampak bersemangat, sambil sesekali tertawa riang gembira bersama teman yang ada di sebelahnya. Seolah-olah mereka sangat bahagia telah lepas dari jeratan tugas di dunia SMA/SMK, dan mulai memasuki dunia perkuliahan yang lebih bebas dan santai. Ppfft... Kelak mereka akan tahu seperti apa dunia perkuliahan yang sebenarnya.

Jika kamu, yang sedang membaca ini, kebetulan adalah seorang mahasiswa baru, baik dari kampus negeri maupun swasta, ada baiknya melanjutkan membaca tulisan ini, karena apa yang akan saya bahas nanti sebagian besar telah dirasakan oleh mahasiswa tingkat akhir dan cenderung menyesal karena tidak melakukan beberapa hal di masa maba-nya.

Apa saja itu? Yuk, bahas satu per satu.

Sebelum masuk ke poin hal apa saja yang perlu kamu lakukan sebagai mahasiswa baru, berikut adalah hal-hal yang akan kamu alami  di dunia perkuliahan (based on true story):

Fase Awal
Di masa ini semangatmu masih berapi-api. Berbagai agenda telah kamu susun secara rapi, misal bangun pagi, olahraga teratur, makan makanan bergizi, menabung, belanja bulanan secara rutin, mengerjakan tugas kuliah sesegera mungkin, belajar sebelum ke kampus, hindari menunda waktu, dan sebagainya.

Kamu juga rutin merapikan buku-buku kuliahmu, merapikan catatan materi, hingga rutin menempelkan sticker note warna-warni di dinding kamarmu yang biasa berisikan catatan, seperti kerjakan tugas A malam ini, membaca materi B dari halaman 15 hingga 20, belajar untuk persiapan kuis, tidak boleh malas, dan berbagai kutipan motivasi yang bisa membuatmu berapi-api menanti hari esok.

Tidak lupa, kamu juga masih rutin menyetrika pakaian yang akan kamu kenakan ke kampus. Sepatu masih rutin disemir agar selalu tampak baru.

Saat di kampus, kamu masih jaga sikap di depan teman-teman sekelasmu. 
ketika-masih-maba-kamu-dan-teman-teman-masih-kompak
Selagi masih maba, kamu dan teman-teman kompaknya nomor 1
Ketika mulai saling kenal, kalian menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan, ke kantin sama-sama, ke kelas sama-sama, menunggu dosen sama-sama, ke jurusan sama-sama, bahkan ke WC sekalipun sama-sama.

Lucu rasanya ketika melihat sekelompok maba yang kemana-mana selalu sama-sama karena seperti melihat sekelompok penguin: seragam hitam putih, biasanya lebih dari 5 orang, berjalan berdampingan di tengah lapangan basket. Belum lagi tingkah mereka yang berusaha menghindari para senior. :D

Nah, di masa inilah biasanya kamu akan mendapatkan satu atau dua teman yang menurutmu memiliki chemistry yang sama denganmu, hingga tanpa sadar kalian seperti memiliki kubu sendiri. Kerja tugas sama-sama, nongkrong ke kafe sama-sama, jalan ke mal juga sama-sama, hingga kamu mulai nginap di kos soulmate-mu itu. 

Semua masih terasa mudah di sini. Teman-temanmu ibarat malaikat yang selalu siap membantumu. Hidupmu terasa sangat sempurna.

Fase Pertengahan
kamu-mulai-sibuk-dengan-rutinitas-kuliah
Mulai sibuk dengan tugas-tugas kuliah nih
Di fase ini kamu mulai sibuk dengan tugas-tugas kuliahmu. Teman sepergaulanmu juga masih itu-itu saja, tapi secara perlahan sifat aslimu dan temanmu mulai terlihat. Kamu mulai merasa jengkel padanya karena dia seperti ini, dia seperti itu, terkadang dia begini, dia begitu.

Kamu juga mulai malas-malasan merapikan catatanmu, bahkan mulai tidak mencatat sama sekali, karena menyadari bahwa beberapa hal yang kamu dapatkan di bangku kuliah ternyata bisa kamu dapatkan dari sumber lain, seperti mencari materi di internet.

Di sini biasanya kamu mulai berani melirik senior yang menurutmu sedap untuk dipandang, guna menghilangkan rasa bosan pada dunia kampus yang terasa monoton.

Fase Akhir

merasa-asing-di-kampus-sendiri
Merasa asing di kampus sendiri
Tahu-tahunya kamu sudah berada di semester akhir dan bertanya-tanya, "Apa yang kukerjakan selama ini?"

Kamu juga mulai jalan sendiri. Teman yang dulunya sangat akrab denganmu hilang entah kemana. Teman-teman sekelasmu pun terasa seperti orang asing. Grup kelasmu juga sangat sepi seperti kuburan. Kamu seperti orang asing di kampus sendiri.

Jika tidak ingin kisahmu berakhir seperti di atas, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan mumpun masih muda dan fresh, yaitu:

#1 Mendapatkan IPK yang bagus di awal semester
Mumpun mata kuliahnya masih basic, kamu perlu mendapat nilai tinggi via lifeaseffect
Seperti yang sudah dibahas di atas, ketika kamu baru saja menjadi mahasiswa baru, semangatmu untuk belajar masih sangat tinggi dan ambisimu untuk menjadi mahasiswa berprestasi juga masih berapi-api. 

Oleh karenanya, manfaatkan semangat itu untuk mendapatkan IPK yang tinggi di awal semester, karena biasanya di awal semester mata kuliah yang kamu program masih basic sehingga cenderung mudah. Berbeda ketika kamu berada di pertengahan atau akhir semester, mata kuliahnya akan semakin rumit dan tugas yang diberikan oleh dosen juga semakin berat.

Jangan sampai kamu mendapat IPK rendah di awal semester, apalagi hingga mendapat error di beberapa mata kuliah karena akan membuatmu kelabakan mengejar IPK pada akhirnya.

#2 Budayakan rajin membaca
budayakan-rajin-membaca-bagi-maba
Budayakan membaca sejak dini
Kamu senang membaca buku atau artikel berfaedah? Bagus. Pertahankan!

Kamu malas atau bahkan tidak suka membaca? Wah! Bahaya nih. Kamu sebaiknya mulai membiasakan diri rutin membaca artikel, jurnal ilmiah, buku, atau apa saja asalkan bermanfaat guna menambah wawasan kamu.

Hal yang perlu kamu ingat adalah ketika kamu berstatus mahasiswa, pada akhirnya kamu akan berakhir pada skripsi. Bagaimanapun jalanmu di awal, pada akhirnya kamu tetap akan dipertemukan oleh mata kuliah yang satu ini jika ingin mendapatkan ijazah.

Kamu mungkin sudah pernah dengar istilah skripsi tapi masih belum terlalu paham seluk beluknya bagaimana. Ada banyak artikel keluhan seputar skripsi yang ditulis oleh mahasiswa. Katanya skripsi membuatnya frustasi, skripsi membuatnya harus merasakan pahitnya di-PHP dosen untuk kesekian kalinya, skripsi membuatnya trauma, dan masih banyak lagi.

Padahal sebenarnya skripsi tidak sesangar itu. Yang membuat mahasiswa kesulitan menghadapi skripsi adalah karena kekurangan referensi bacaan. Jika saja dari awal mahasiswa gemar membaca jurnal  atau skripsi yang telah dibukukan, maka mengerjakan skripsi akan menjadi sangat mudah.

Ada banyak contoh skripsi yang bisa kamu temukan di internet. Gunakan smartphone-mu dengan bijak. Kamu juga bisa menemukan contoh skripsi di perpustakaan kampusmu. Bacalah! Dengan nama Tuhanmu!

#3 Menabung sekarang juga
menabung-sekarang-juga
Mulai menabung saat ini juga!
Menabung itu wajib. Jangan pernah menganggap remeh hal yang satu ini. Sebagai mahasiswa, uang jajan yang diberikan oleh orangtua juga akan semakin tinggi. Apalagi jika kamu memilih untuk merantau dan tinggal di kos-kosan, pasti kamu mendapat uang bulanan. 

Manfaatkan uang bulananmu secara bijak. Memang sih uang yang diberikan tidak cukup untukmu membeli apa saja yang kamu inginkan, namun paling tidak kamu bisa memisahkan beberapa rupiah untuk ditabung.

Berikut adalah tips menabung ala AstianaGT: 

Uang bulananmu perlu kamu bagi ke dalam beberapa kelompok sebagai berikut:
  • Biaya kos jika kamu sewa per bulan
  • Biaya listrik
  • Biaya bensin jika memiliki kendaraan pribadi, biaya sewa ojek, angkot, atau online driver jika tidak punya kendaraan
  • Biaya belanja bulanan
  • Biaya beli modul atau buku
  • Biaya jajan harian
Setelah melakukan pengelompokan seperti di atas, dan ternyata uangmu masih ada lebihnya, sebaiknya ditabung saja, untuk jaga-jaga jika kamu butuh dana dadakan.

Selain itu, kamu perlu menyiapkan satu wadah khusus untuk menampung uang koin. Sebaiknya gunakan wadah yang menarik dan mencolok agar kamu selalu ingat untuk menyimpan uang koinmu di wadah tersebut.

Seringkali ketika kamu belanja dan menerima uang kembalian berupa koin, kamu langsung saja menyimpannya di kantung celana atau tas hingga akhirnya kamu lupa. Padahal jika uang koin itu kamu kumpulkan, tanpa disadari jumlahnya bisa membantumu di akhir bulan.

Sampai saat ini saya masih memakai metode uang koin, dan setelah saya hitung, uang yang terkumpul pernah mencapai 50 ribu. Lumayan, saya bisa jajan di akhir bulan. :D


#4 Bergabung ke organisasi kampus
rapat-rutin-di-himpunan-kampus
Rapat rutin bersama teman-teman organisasi
Sebagai mahasiswa kamu perlu bergabung ke organisasi kampus, paling tidak bergabung di himpunan jurusanmu.

Kuliah itu bukan hanya sekadar belajar di dalam kelas saja. Kamu juga perlu belajar melalui organisasi. Organisasi merupakan salah satu sumber ilmu yang jarang atau bahkan tidak pernah disebut di dalam buku perkuliahan. I don't know why.

Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda. Mungkin saja kamu termasuk yang memandang organisasi sebagai sesuatu yang negatif karena mengira organisasi dapat menghambat kuliahmu. Iya, memang benar ketika kamu mulai terjun ke dunia organisasi, kesibukanmu akan bertambah. Kamu tidak hanya fokus pada tugas-tugas yang diberikan dosen, tapi juga mesti menjalankan agenda rutin di organisasimu, seperti rapat rutin, kajian rutin, bakti sosial, penggalangan dana, dan sebagainya.

Banyak orang yang salah di sini. Ketika mereka mulai tidak bisa menyeimbangkan antara kuliah dan organisasi, mereka cenderung menyalahkan organisasi. Padahal bukan organisasi yang salah, namun management waktunya yang salah. Pribadinya yang salah. 

Itulah sebabnya, yang terjadi di kampus saya saat ini adalah, mahasiswa baru tidak diizinkan bergabung ke organisasi kampus manapun hingga semester 3 (jika saya tidak salah sih. Soalnya saya sudah lama tidak muncul di kampus. Hehehe...)

Katanya, kebijakan ini dibuat untuk menghindari adanya D.O (Drop Out) Dini pada mahasiswa baru karena terkadang ada mahasiswa yang lupa diri. Mereka lupa tujuan utama mendaftar di universitas untuk apa, dan malah fokus pada organisasi saja. Ini tentu saja salah. Sebagai mahasiswa, tugas utama kita tetap dong belajar. Tapi untuk menambah wawasan, kamu juga perlu berorganisasi. 

Tidak hanya mendapat ilmu baru, pertemanan kamu juga akan semakin luas. Bergaul dengan senior bukan hal yang berat lagi.

#5 Bekerja paruh waktu
kerja-paruh-waktu-di-coffee-shop
Kerja paruh waktu di coffee shop. Kenapa tidak?
Selagi masih menyandang status mahasiswa, kamu perlu bekerja paruh waktu. Hal ini akan berguna bagi kamu kelak ketika benar-benar terjun di dunia kerja. Dengan bekerja di usia dini akan membuatmu paham bagaimana susahnya mencari uang sehingga kamu bisa lebih menghormati dan menghargai perjuangan orangtuamu.

Bekerja paruh waktu juga tidak akan terlalu menyita waktu. Biasanya jika kamu termasuk anak organisasi, hal seperti membagi waktu bukan hal yang baru lagi sehingga kamu tidak perlu repot menyeimbangkan antara kuliah dan kerja.

Jika kuliahmu tidak padat amat, pertimbangkan pilihan ini. Segera cari lowongan yang sesuai dengan kondisi kamu. Ada banyak portal lowongan kerja yang bisa kamu akses secara online di internet.

Dan ingat, jika kamu mendapatkan gaji pertamamu, jangan dihabiskan untuk sesuatu yang un-faedah, namun tabunglah demi masa depan yang cerah. Eaaa....

#6 Mulai belajar berbisnis
bisnis-sambil-kuliah
Membuka jasa pemotretan selagi masih maba
Kamu perlu mempertimbangkan hal ini. Apalagi bagi kamu yang tidak ingin menjadi bawahan nantinya, maka wajib memiliki bisnis sendiri, terutama di usia muda. Memang siapa sih yang mau jadi bawahan?

Berbisnis tidak harus dimulai saat kamu berada di semester akhir, namun bisa langsung kamu coba sejak masih berstatus mahasiswa baru. Gunakan waktumu sebaik mungkin. 

Ada banyak pilihan yang bisa kamu coba, seperti jasa cetak dan fotokopi jika kamu memiliki printer. Jasa katering jika kamu mahir memasak. Jasa desain spanduk, logo, poster, brosur, atau kartu nama jika kamu memiliki passion di bidang desain grafis. Jasa fotografi jika kamu mahir di bidang pemotretan.

Satu lagi bisnis yang patut kamu coba adalah bisnis tiket pesawat. Ada banyak alasan mengapa sebaiknya kamu mempertimbangkan peluang bisnis yang satu ini. Alasan paling utama adalah dunia penerbangan di Indonesia semakin berkembang, secara otomatis kebutuhan akan tiket pesawat juga meningkat dong. Kamu tidak perlu khawatir menjalankan bisnis jualan tiket pesawat karena bisnis ini bukan bisnis musiman. 

Jika kamu ingin menjadi agen tiket pesawat, kamu bisa kok bergabung di AstianaGT. Keuntungan menjadi agen di sini adalah:
  • Kamu akan memiliki akun agen sendiri
  • Memiliki nama agen sendiri
  • Bisa langsung jualan tiket pesawat dan komisi langsung masuk ke rekening kamu
  • Harga tiket sama dengan di Traveloka
  • Kamu tidak perlu membayar biaya adminitrasi bulanan / tahunan
  • Tidak hanya jualan tiket pesawat, di sini kamu juga bisa reservasi hotel, kereta api, dan bus
  • Juga bisa jualan pulsa, paket data, token listrik, pembayaran BPJS Kesehatan, tagihan listrik, PDAM, dan masih banyak lagi
  • Bisnis ini dapat kamu jalankan dari mana saja, bisa dari rumah, kos-kosan, kantor, kampus, dan sebagainya
  • Kamu tidak perlu khawatir menjalankan bisnis ini karena operator selalu siap 24 jam membantu kamu. Langsung saja gunakan fitur live chat yang telah disediakan.
Jika kamu tertarik, bisa langsung mendaftar di sini.

cara-mudah-bisnis-jualan-tiket-pesawat-di-astianagt


Itulah 6 hal yang perlu kamu lakukan mumpun masih berstatus mahasiswa baru agar kamu tidak menyesal nantinya. Semoga bermanfaat, ya.