JUST FOR YOU

Menjadi Sub Agent di AstianaGT Super Murah! Cocok Buat Kamu Mahasiswa

Bagi kamu yang kebetulan sedang mencari penghasilan sampingan, tidak ada salahnya kamu mempertimbangkan menjadi sub agent , lho . Dengan...

Tuesday, 24 July 2018

12 Peluang Usaha yang Dapat Kamu Pertimbangkan Selagi Masih Berstatus Mahasiswa

Sebagai mahasiswa kamu belum bisa sepenuhnya hidup mandiri. Kamu masih membutuhkan bantuan dari orangtua, terutama seputar finansial. Namun ini merupakan momen yang tepat bagi kamu untuk belajar agar bisa hidup mandiri. Ada begitu banyak peluang yang dapat kamu manfaatkan sebagai sumber penghasilan tambahan selama masih berstatus mahasiswa. Tinggal kamu saja yang ingin berusaha atau tidak.
Dengan berkembangnya internet dan teknologi saat ini, peluang untuk mendapatkan penghasilan secara online juga kian menjamur. Sangat disayangkan jika kamu tidak memanfaatkan salah satu peluang yang ada. Apalagi, bekerja sambil kuliah dapat memberimu pengalaman baru dan jaringan pertemanan yang lebih luas.
Berikut adalah beberapa peluang yang dapat kamu pertimbangkan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

1. Menjadi Asisten Dosen

via google.co.id
Kamu termasuk mahasiswa dengan IPK tertinggi di kelas? Atau paling tidak kamu cukup yakin dengan kemampuan kamu? Maka kamu berpeluang menjadi asisten dosen di kampus kamu. Segera ajukan lamaran ke dosen yang berpotensi menerima kamu sebagai asistennya. Keuntungan menjadi asisten dosen alias asdos adalah selain kamu mendapatkan gaji tentunya, kamu juga akan mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. Lebih keren lagi jika dosen yang kamu dampingi merupakan dosen killer. Di saat teman-teman kamu takut menghadapi dosen tersebut, kamu justru berpeluang menjadi akrab dengannya.

2. Kamu Aktif di Media Sosial? Coba deh Berbisnis Online

via google.co.id
Kini penggunaan media sosial semakin merajalela, sebut saja Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Pinterest, Line, bahkan yang sedang booming saat ini, Tiktok. Daripada media tersebut digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat, lebih baik kamu gunakan sebagai media promosi produk-produk yang bisa kamu jual, misal produk kecantikan, busana muslim, pakaian, sepatu, dan lain-lain.  Berkat kecanggihan smartphone, kamu semakin mudah berjualan secara online.  Seperti kata Deddy Corbuzier, "Be smart people". Jangan sia-siakan kuota internet kamu. Ayo, mulai berbisnis online.

3. Hobi Selfie? Lebih Baik Diuangkan Saja

via www.google.co.id
Masih berhubungan dengan keberadaan smartphone, bagi kamu yang hobi selfie atau memiliki minat di bidang fotografi, kenapa tidak pertimbangkan untuk menjadi fotografer lepas? Lebih baik lagi jika kamu memiliki kamera canggih. Kamu dapat menawarkan jasa pemotretan ke teman-teman, keluarga, atau promosikan melalui media sosial kamu. Entah itu jasa pemotretan event-event tertentu, seperti  pre-wedding, pernikahan, ulang tahun, dan masih banyak lagi. Kamu juga dapat menjual hasil jepretan kamu secara online. Beberapa situs yang mungkin akan berguna bagi kamu, seperti Fotolia.com, Sejasa, Shutterstock, dan masih banyak lagi situs sejenisnya.

4. Kerja Part-Time di Warung Kopi atau Kafe Langganan Kamu

via Bizimply
Salah satu kegiatan mahasiswa pada umumnya adalah nongkrong di warkop-warkop, apalagi yang memiliki jaringan wifi gratis. Jika kebetulan di warkop atau kafe langganan kamu sedang membuka lowongan pekerjaan, ada baiknya kamu memasukkan berkas lamaran. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapat penghasilan tambahan. Hilangkan perasaan malu dan gengsi. Selama tidak mengganggu jam kuliah dan halal, why not? Be smart people, remember?

5. Memiliki Kendaraan? Pertimbangkan Menjadi Driver Ojek Online

Via Teknosaurus
Hal ini pasti tidak asing lagi bagi kamu. Kini makin banyak yang menggunakan jasa driver ojek online dikarenakan kemudahannya. Cukup hanya melalui smartphone maka sang driver akan segera tiba. Jika kamu kebetulan memiliki kendaraan roda dua kamu pun bisa menjadi driver ojek online. Jam kerjanya juga sangat fleksibel sehingga tidak perlu khawatir jam kuliah kamu akan terganggu.

6.  Menjadi Guru Les

Via google.co.id
Kamu kuliah di jurusan pendidikan? Kamu bisa menjadi guru les sesuai jurusan yang sedang kamu geluti. Selain mendapatkan penghasilan, kamu juga berkesempatan menerapkan secara langsung ilmu yang telah kamu dapatkan di bangku perkuliahan. Peluang ini juga terbuka bagi kamu yang memiliki minat di bidang edukasi meski jurusan kamu berbeda. Sebagai contoh, kamu bisa membuka les bahasa asing, matematika, atau bermain gitar, dan sebagainya. Kini kamu juga bisa mengajar secara online karena kini ada beberapa startup yang fokus di bidang edukasi, misalnya Ruangguru.

7. Hobi Mendesain? Segera Uangkan

via www.toastdesign.co.uk
Kamu hobi mendesain logo, pamflet, dan spanduk di Corel Draw? Setiap ada event kemahasiswaan di kampus, kamu selalu menjadi panitia Publikasi dan Dokumentasi? Jangan sia-siakan kelebihan mendesain kamu. Kini, dengan menjamurnya website yang menawarkan jasa desain logo, pamflet, dan sebagainya secara online, kamu bisa mendapatkan uang dengan cara menjual desain-desain kamu ke client yang sedang membutuhkan. Kamu dapat mengunjungi situs Freelancer99designs, DesignCrowd, DesignContest,  Fiverr, dan masih banyak lagi.

8. Membuka Bisnis Kecil-Kecilan

Via Bali Catering
Ada banyak peluang bisnis yang dapatkan kamu coba dengan modal kecil. Sebagai contoh, jika kamu memiliki printer, kamu bisa membuka jasa cetak skripsi atau tugas-tugas kuliah dengan harga ekonomis. Atau bagi kamu yang hobi masak, kamu bisa membuka jasa katering kecil-kecilan lho. Selain itu, dengan banyaknya beredar video tutorial di Youtube kamu dapat mempelajari cara membuat alat musik untuk dikomersialkan. Hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil. Cukup dengan modal kecil, kamu dapat menjual alat musik buatan kamu. Salah satu alat musik yang dapat kamu pertimbangkan adalah cajon. Proses pembuatan alat musik berbentuk kotak ini cukup mudah dan terbukti peminatnya sangat banyak. Jika kamu pernah ke kafe atau coffee shop paling tidak kamu pernah melihat salah satu musisi memainkan alat musik ini sambil diduduki.

9. Menjadi Penerjemah Lepas

via Ciklopea
Jika kamu sedang menggeluti jurusan bahasa asing, misal bahasa Inggris, Mandarin, Spanyol, dan sebagainya, kamu bisa menjadi seorang penerjemah lepas. Manfaatkan berbagai situs pekerja lepas seperti Freelancer atau Upwork.

10. Jual Tiket Pesawat Online dan  Pulsa

Peluang usaha ini juga sangat bagus. Kini orang-orang semakin menyukai aktivitas travelling. Kamu akan menemukan banyak blog-blog seputar traveling di internet. Bahkan kamu mungkin biasa melihat beberapa akun di Instagram kamu yang meng-upload foto liburan mereka di luar negeri. Tentu saja mereka membutuhkan tiket pesawat sebelum melakukan perjalanan. Maka di sinilah peran kamu sebagai agen penjualan tiket pesawat online. Selain itu, siapa yang tidak membutuhkan pulsa? Semua pasti membutuhkan pulsa. Salah satu situs yang menyediakan jasa penjualan tiket adalah blog ini. Tertarik?

11. Bisnis Afiliasi (Affiliate Marketing)

Hosting Unlimited Indonesia
Baru pertama kali mendengar istilah afiliasi? Pada dasarnya afiliasi merupakan model bisnis penjualan berbasis komisi. Sederhananya adalah dalam menjalani bisnis ini, kita cukup menjadi perantara untuk calon pembeli dan si pemilik produk. Dan yang pasti kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun untuk bisnis ini. Salah satu situs yang menyediakan program afiliasi ini adalah Niaga Hoster. Keuntungan bergabung dengan Niaga Hoster adalah kamu akan mendapatkan komisi sebesar 70% . Selain itu, juga ada DewaWeb. Kelebihan DewaWeb adalah setelah kamu bergabung, kamu otomatis akan mendapat komisi sebesar Rp. 100.000,-. Dan jika komisi kamu telah terkumpul hingga Rp. 300.000,- maka kamu bisa segera mentransfernya ke rekening kamu. Menarik bukan?

Secara pribadi, blog ini menggunakan layanan Niaga Hoster. Bagi kamu yang tertarik menggunakan layanannya, jangan ragu kunjungi situs resminya dan dapatkan diskon 10% dengan memasukkan kode kupon : a-AstianaGT ketika ingin melakukan pembayaran.

12. Menjadi Penulis/Freelance Content Writer

Via contentwriters.com
Kamu memiliki hobi menulis? Kini dengan menulis kamu berpeluang mendapatkan penghasilan sampingan. Modal yang perlu kamu persiapkan hanyalah kuota agar dapat terhubung ke internet dan konsistensi agar kegiatan menulis ini tidak berhenti. Salah satu situs yang memberi peluang kepada kamu untuk mendapatkan penghasilan dari tulisan kamu yang berhasil diterbitkan adalah IDN Times Community. IDN Times Community merupakan salah satu platform menulis yang memberimu peluang mendapatkan ratusan ribu hingga jutaan rupiah hanya dengan satu artikel saja. Menarik, bukan?
IDN Times Community juga memiliki berbagai fitur menarik, di antaranya adalah:

Top WriterMelalui fitur ini kamu dapat mengetahui daftar nama 10 penulis terbaik di IDN Times Community.
RankingMelalui fitur ini kamu dapat mengetahui ranking kamu sebagai community writer setelah artikel kamu dipublikasikan.
PointIDN Times Community menggunakan sistem poin. Semakin banyak yang membaca artikel kamu, maka koleksi poin kamu juga akan semakin bertambah. Jika poin kamu telah berhasil mencapai target minimal maka kamu dapat langsung menukarkannya dengan uang, lho!
Redeem PointIni merupakan poin yang akan kamu tukarkan dengan uang.

Lalu, bagaimana sistem perhitungan poin di IDN Times Community?



Jika ada 100 orang yang membaca artikel kamu, maka kamu berhak mendapatkan 1 poin. 
Jika ada 500 orang maka kamu akan mendapatkan 5 poin.
Selanjutnya, bayangkan jika artikel kamu tembus hingga 200.000 pageviews maka kamu akan mendapatkan 2.000 poin. Melalui poin ini, kamu dapat menukarkannya dengan uang sebesar Rp. 200.000,-.
Adapun jumlah poin minimal yang perlu kamu kumpulkan hanyalah 500 poin saja yang setara dengan uang sebesar Rp. 50.000.
Jangan khawatir dengan jumlah pembaca kamu karena berdasarkan IDN Community Manager, Ernia Ayu Karina, yang ditemui usai mengisi acara Social Media Week 2017 pada Jumat, 15 September 2017, setelah melakukan promosi di berbagai media sosial, anggota IDN Times Community terus bertambah hingga kurang lebih 33 ribu orang. Itu data tahun 2017 lho. Apalagi jika kamu termasuk yang hobi menulis konten viral dan berkualitas, maka berpeluang mendapatkan predikat "Top Writer" dan nama kamu akan terpampang di laman utama IDN Times Community.

Selain itu, IDN Times Community juga sering mengadakan event dan promo menarik.



Untuk menerbitkan artikel di IDN Times Community sangatlah mudah. Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah bergabung ke dalam komunitas ini. Caranya?


  • Langkah pertama, silahkan daftarkan diri di IDN Times Community. Dapat melalui Email atau akun Facebook kamu.
  • Setelah berhasil mendaftar, kamu sudah dapat menulis artikel. Caranya cukup masuk di dashboard dan klik ikon seperti gambar di bawah.

  • Selanjutnya, silahkan tulis artikel kamu.


  • Jika artikel kamu telah selesai, kamu sudah dapat mempublikasinya. Namun sebelum benar-benar diterbitkan, artikel kamu akan dikirim ke tim redaksi editor. Simpel bukan?


Agar artikel kamu dapat diterbitkan, ada beberapa hal yang perlu kamu garis-bawahi, di antaranya:

  • Hindari plagiarisme. Jangan pernah memplagiat karya orang lain karena tim editor IDN Times Community dapat mendeteksi keaslian artikel kamu dengan tool yang mereka miliki.
  • Jika memang kamu ingin mengutip dari tulisan lain, kamu wajib mencantumkan sumbernya.
  • Artikel yang kamu terbitkan tidak boleh bersifat hoax.
  • Gunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami. Hindari bahasa SMS, misal : knp kmu tdk seharusx mmkai gaya tulis SMS.
  • Angkatlah topik-topik yang menarik dan sedang viral di sekitarmu.
  • Resolusi foto yang digunakan sebagai ilustrasi artikel kamu harus selaras dengan topik yang sedang kamu angkat dan resolusinya juga bagus.
  • Pilihlah judul yang menarik sehingga orang penasaran untuk membaca artikel kamu.
Kamu juga dapat membagikan artikel kamu ke berbagai media sosial sehingga dapat menjangkau pembaca lebih banyak lagi. Tertarik untuk join? Silahkan kunjungi IDN Times Community sekarang juga!

Masih banyak lagi peluang usaha yang dapat kamu pertimbangkan. Namun apapun jenis usaha itu, semuanya tetap butuh kesabaran, keseriusan, dan komitmen.